Bimtek Pendataan Kuliner LIPI dan Bekraf di Tanjung, Mempawah - teraju.id
Home > Berita > Bimtek Pendataan Kuliner LIPI dan Bekraf di Tanjung, Mempawah
IMG_20181019_125725_492

Bimtek Pendataan Kuliner LIPI dan Bekraf di Tanjung, Mempawah

Oleh: Yusriadi

Kegiatan bimbingan teknis pendataan kuliner tradisional secara partisipatif untuk pengembangan riset industri kreatif bidang kuliner yang dilaksanakan Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI dan Direktorat Riset dan Pengembangan Ekonomi Kreatif, dimulai Jumat (19/10/2018).

Menurut Ketua Panitia, Dr. Alie Chumaedi, kegiatan ini diikuti 25 peserta dari berbagai daerah. Antara lain, dari Untan, IAIN Pontianak, Poltekkes, Balai Bahasa dan Balai Pelestarian Nilai Budaya. Selain itu juga ada peserta dari Mempawah.

Melalui kegiatan ini peserta mencatat data kuliner dan mendokumentasikan. Targetnya ada 600 data kuliner yang dokumentasikan.

Kepala LP2M, Sukardi, mengapresiasi kegiatan ini. LP2M melihat peluang dari kerjasama ini dan berharap banyak lagi hal lain yang bisa dilaksanakan.

Sementara itu Kepala Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan, Dr. Sri Sunarti P, mengatakan kegiatan ini memiliki nilai untuk pengembangan kuliner lokal. Selain pendataan, kuliner ini bisa didokumentasi dan dikembangkan. Ke depan, kuliner ini bisa dijadikan produk lokal dengan konsep one village one product.

“Semua ini akan mendukungan pengembangan ekonomi kreatif. Pengembangan ekonomi akan mensejahterakan masyarakat,” katanya.
Bupati Mempawah yang diwakili Asisten III, Drs. Suwanda mengatakan menyambut terbuka kegiatan bimteks di Mempawah. Pencatatan data kuliner
Bisnis kuliner sangat potensial. Banyak yang meminatinya dan membuatnya menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Suwanda mengingatkan pelaku bisnis kuliner untuk memasarkan harga dengan harga yang sama. Tidak ada perbedaan antara pembeli yang satu dan yang lain. Pembeli tidak dieksploitasi.

Baca Juga:  Lenggang Senade di Bimtek Kuliner LIPI

Mengingatkan bahwa ekonomi kreatif menjadi tulang punggung ekonomi bangsa. Dan, kuliner adalah salah satunya. “Mempawah memiliki banyak kuliner. Maka mari pelihara,” ajaknya.

Berbagi itu indah:

Tulis Komentar

comments

About Yusriadi

Dosen pengampu Bahasa Indonesia. Ia juga pernah mengampu mata kuliah Jurnalistik dan sejenisnya. Gelar doktor ia peroleh di Universiti Kebangsaan Malaysia. Selain dosen, ia juga aktif di salah satu media online Kalimantan Barat sebagai Redaktur.

Check Also

WhatsApp Image 2019-01-22 at 08.29.36

Daya Tampung Bulog, Gudang di Daerah Perlu Modern

teraju.id, Jakarta – Meningkatkan hasil pertanian dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan perlu diberikan perhatian khusus …