Club Menulis Dikunjungi Komnas Perempuan - teraju.id
Home > Berita > Club Menulis Dikunjungi Komnas Perempuan
WhatsApp Image 2018-10-03 at 19.28.08

Club Menulis Dikunjungi Komnas Perempuan

Oleh : Khatijah

Bukan untuk pertama kali CM dikunjungi oleh orang-orang hebat yang menebarkan semangat menulis kepada anggota Club. Kali ini bukan hanya semangat menulis yang disebarkan melainkan pentingnya peran wanita di masyarakat.

Sekitar pukul 10 pagi, Pak Slamet (Kepala Perpustakaan IAIN PONTIANAK) datang ke ruangan Club, saya kira beliau mau menanyakan perihal newsletter karena memang hari ini adalah hari terbitnya newsletter.
Ternyata saya salah. Beliau mencari Pak Yusriadi (pembina Club Menulis) dan mengatakan bahwa ada tamu dari Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan).

“Pak Yus di mana?” Tanya Pak Slamet usai mengucapkan salam.
Saya, Novie, dan Mita serempak menjawab bahwa bapak di ruangan LP2M. Pak Slamet meminta kami untuk menghubungi Pak Yus.

Setelah Pak Slamet pergi, tiba-tiba beliau datang lagi dengan 5 wanita menuju ruangan Club. Belum sempat mereka duduk, Pak Yus pun tiba dan memperkenalkan diri. Dari pembicaraan yang saya tangkap mereka berbicara tentang bagaimana peran wanita di “negeri” multikultural. “Kalau tulisan tentang multikultural rasanya hal yang lumrah,” saya membatin.

Mereka tidak mendengar mereka memperkenalkan nama dan siapa mereka berlima, atau ketika perkenalan saya yang tidak ada di tempat. Mungkin 1/4 pembahasan yang telah mereka bahas, saya baru bisa duduk dan mendengarkan diskusi. Peran wanita, pembahasan yang sangat menarik karena memang saya mendapat “pr” dari Pak Yus membuat tulisan untuk jurnal tentang “Peran wanita dalam masyarakat Sambas” yang belum kunjung selesai.

Baca Juga:  Kehilangan

Pembahasan demi pembahasan telah berlalu, cerita yang tidak asing di telinga kembali terngiang, tentang lunturnya ilmu seorang laki-laki jika melihat wanita tanpa pakaian menari-nari. Kisah tersebut mengingatkan saya pada kisah gugurnya orang pada peristiwa 1997 di Parit Setia, Jawai.

“Jadi, filosofinya. Kenapa perempuan tidak banyak dilibatkan dalam hal politik. Takut luntur ilmunya,” ujar ibu berjilbab pink. Seketika ruangan Club pecah dengan tawa dan pikiran masing-masing. Entah sejalan atau tidak yang pastinya kalimat tersebut sangat menggelitik hati.

Pontianak, 26 September 2018

Berbagi itu indah:

Tulis Komentar

comments

About teraju

Check Also

WhatsApp Image 2018-10-23 at 19.31.53

Gubernur Sutarmidji Kunjungi Stand Bekraf – Literasi Kalbar Penulis Lokal

teraju.id, Mall Ayani – Gubernur Kalbar H Sutarmidji SH, M. Hum didampingi istri mengunjungi stand …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *