Rumah di Tengah Kebun - teraju.id
Home > Community > Rumah di Tengah Kebun
IMG_20180701_073327_881

Rumah di Tengah Kebun

Oleh: Ambaryani

Hari ini, saya dikunjungi teman-teman kos saat masih kuliah dulu. Saat kami masih sama-sama lajang, dan merantau meninggalkan kampung untuk sekolah. Kini, kami rata-rata sudah berumah tangga dengan anak 2.

Setelah puas berbincang ngalor-ngidul flash back masa lajang, bercerita tentang anak, tentang rutinitas, kami berkumpul di teras depan rumah. Tak sengaja saya lihat halaman depan sebelah kiri rumah saya ada buah nanas yang mulai menguning.

“Ada buah nanas dah masak, ngerujak mau?” spontan saya tanya pada teman-teman.

“Ayoklah!” tak ada yang menolak tawaran saya, semua sepakat.

Saya petik 2 buah nanas, sementara teman yang lain memetik jambu biji di belakang rumah. Walaupun tujuan awalnya bukan jambu biji, melainkan rambutan di sudut belakang halaman rumah yang sudah mulai memerah. Anak-anak merengek meminta buah rambutan.

“Rambutan tak dapat, jambu jaklah,” kata Ema sambil membawa 3 buah jambu biji yang siap jadi tambahan buah rujak.

Pohon rambutannya memang lumayan tinggi. Tak bisa dipetik dengan tangan kosong. Harus menggunakan galah panjang atau dipanjat pohonnya. Tak ada satu pun yang berniat memanjat pohon rambutan hari itu.

“Sedap rumah tengah kebun, nak ape jak free, tinggal petik,” kata teman saya Ema yang diiyakan oleh Eka dan Ririn.

“Aok Buk, sedap rumah tanggah kabun,” Ririn melanjutkan dengan logat khas Sambas.

Alhamdulillah, mulut dan hati saya berucap mendengar hal itu. Rumah di tengah kebun membawa berkah tersendiri. Pakis miding, pucuk ubi, keladi, katuk, pepaya, nangka, jambu, nanas, rambutan tingal petik. Kami punya warung hidup yang bisa kami nikmati hasilnya kapan kami mau.

Bahkan hasilnya bisa dinikmati banyak orang. Ini berkah tersendiri punya rumah di tengah kebun. Alhamdulilah…

Berbagi itu indah:

Tulis Komentar

comments

About Ambaryani

Ambaryani, Pranata Humas, staf Kemasyarakatan (Kemasy) Kecamatan Kubu. Menyukai dunia kepenulisan, dan telah menulis beberapa buku fiksi dan true story, sebagai penulis bersama. Lulusan Program Studi Komunikasi STAIN Pontianak. Aktif di Lembaga Pers Mahasiswa dan Club Menulis STAIN Pontianak, serta pernah magang di Harian Borneo Tribune Pontianak.

Check Also

IMG_20180711_154352_228

Durian Air Putih

Oleh: Ambaryani Hampir 2 minggu terakhir, banyak durian dijual di tepi jalan pasar Kubu. Beberapa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *