Saat Abang Ikut Bicara Soal Pemilu - teraju.id
Home > Opini > Saat Abang Ikut Bicara Soal Pemilu
WhatsApp Image 2019-04-19 at 14.26.17

Saat Abang Ikut Bicara Soal Pemilu

Oleh: Ambaryani

Anak sulung saya Abang Yanda yang belum genap 6 tahun terbawa hiruk-pikuk pemilu. Maklum saja, di telivisi, di jalan-jalan aroma politik mendominasi. Bahkan abang hampir setiap hari tanya kapan tanggal 17 April? Tak hanya itu, abang sampai hafal warna-warna kertas suara.

“Bun besok nyoblosnya berapa menit? Habis coblos kertas suara abu-abu, merah, kuning, hijau langsung balek ke? “, itu pertanyaan si abang sebelum kami berangkat memilih kemarin.

Saat ikut ke TPS abang terus mengamati sekitar. Setelah agak lama menunggu, muncul pernyatannya.
“Bun, kotak abu-abu sepi”.

Kotak abu-abu sepi, penggambaran abang karena kotak dengan warna label abu-abu belum sepenuh 3 kotak di smpingnya. Abang tak tau, kalau surat suara capres-cawapres tak setebal 3 surat suara lainnya. Itu yang menyebabkan kotak abu-abu masih sepi.

Sebelum hari H pencoblosan, banyak yang abang tanyakan soal pemilu. Soal siapa capres cawapres yang kami, ayah bundanya pilih? Kalau abang sudah 17 tahun nanti, bisa nyoblos, masih adakah 4 pasang capres cawapres ini?
Tentu saja jawabannya, saat abang 17 tahun nanti sudah beda calon-calonnya. Bukan calon yang sama seperti tahun 2019 ini. Kemudian obrolan antara anak, ayah dan bundanya ini berlanjut. Karena si sulung kalau sudah bertanya, harus tuntas sampai ke akar-akarnya.

Dan kemudian dengan spontan abang menjawab. Kalau sudah gak ada calon-calon ini nanti, abng jaklah yang jadi calon presidennya. Tentu saja kami mengamini cita-cita si sulung. Apapun cita-cita abang nanti, yang terpenting abang tetap berpegang teguh pada ajaran agama. Berjalan sesuai aturan.

Jikapun tercapai cita-citamu jadi presiden nanti nak, tebarkanlah energi positif pada negeri. Jagalah agamamu jadi apapun kamu nanti. Insyaallah, abang akan terus terjaga dan amanah pada apa yang akan abang emban nantinya.
Jadilah manfaat seluas-luasnya untuk sesama, bukan sebaliknya. Jadilah pemimpin seadil-adilnya karena kelak amanah apapun akan diadili diyaumil akhir.

Berbagi itu indah:

Tulis Komentar

comments

About teraju.id

Check Also

IMG_20190425_072150_597

Gusti Afandi Ranie, Sang Mahaputra Indonesia

* Catatan Syafaruddin Usman MHD “Tahta dan kuasa bukan segalanya. Membela Republik (Indonesia) itu utama.” …