Semarak Hari Jadi Kota Pontianak - teraju.id
Home > Community > Semarak Hari Jadi Kota Pontianak
IMG_20171023_224915_363

Semarak Hari Jadi Kota Pontianak

Oleh: Novie Anggrani

Sebagai ibu kota Kalimantan Barat ini, Pontianak merupakan kota yang penuh inspirasi dan kaya budayanya. Masyarakatnya terdiri dari berbagai macam suku dan agama. Hidup saling berdampingan dan sikap menghargai satu sama lain.

Banyak perubahan yang saya rasakan selama mengikuti perkembangan kota ini. Salah satunya, segala renovasi dan perbaikan sarana dan prasarana yang membuat kota ini semakin menawan.

Kini, kota Pontianak telah menginjak usia ke-246 tahun. Semarak perayaan pun begitu kental dirasakan, tatkala saya melintasi jalan raya.

Seperti biasa, di pagi hari saya sudah bersiap untuk berangkat ke kampus. Setibanya, kapal Ferry bersandar di dermaga, saya sudah melihat orang-orang berpakaian rapi menggunakan baju khas Melayu yakni Teluk Belanga dan Baju Kurung.

Saya memang menyesali karena ketinggalan momen semarak HUT Kota Pontianak yang ke-246. Sebab, saya harus kuliah di waktu yang sama. Namun, saya bisa melihat semua berita tentang pagelaran yang diadakan melalui berita online. Seperti beberapa berita di kolom media Pontianak, salah satunya menyebutkan bahwa sekitar 2.460 masyarakat akan menari Jepin untuk memeriahkan hari jadi kota Pontianak.

Kemudian, adapula kolom berita yang menyebutkan bahwa Sultan IX Kesultanan Kadriah Pontianak, Syarief Sultan Mahmud Melvin Alkadri memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terkait kemeriahan saat peringatan hari jadi Kota Pontianak.

Tentunya, saya dan masyarakat semua mendoakan agar kota Pontianak selalu menjadi tempat yang indah dan memberikan kenyamanan bagi penduduk baik dari dalam kota maupun dari luar. Semoga, kedamaian antarsuku dan umat beragama selalu terjaga. Sehingga terciptalah masyarakat yang cinta damai, tanpa kerusuhan maupun hal yang tidak diinginkan lainnya.
(*)

Berbagi itu indah:

Tulis Komentar

comments

About teraju

Check Also

IMG_20190721_065739_323

Mengenali Badau, Mengenali Jalan Berdebu

Oleh: Tuti Alawiyah “Benarkeh jalannye nih?” ucap Khatijah seketika di tengah keadaan penat melewati tanah …