in ,

Dayak di Brunei Darussalam

teraju.id, Bandar Sri Begawan – Dayak tidak hanya dikenal dengan baik di Kalbar, Kalteng, Kaltim dan Sarawak. Di Brunei Darussalam juga.

Pariwisata Brunei Darussalam memiliki destinasi khusus untuk mencapai wilayah Dayak. Terdapat rumah panjang atau long house. Lokasinya di Kampung Labi, Teraja, Distrik Belaid. Dari Bandar Sri Begawan butuh waktu dua jam.

Etnik Dayak di Brunei ada yang iban maupun kendayan atau kenayan. Dari segi bahasa yang digunakan 90 persen sama dengan Dayak di Sarawak maupun Kalimantan Barat.

Hanya karena faktor sosial, ekonomi, politik, pendidikan maupun teritorial negara, afiliasi warga Dayak Brunei mayoritas Islam. Bahkan dalam Wiki disebutkan kadayan, kandayan, atau kanayan adalah suku asli Brunei. Disebut juga dengan Melayu Brunei.

Tidak ada perbedaan signifikan antara Bahasa Dayak dengan Melayu di Brunei. Menarik untuk dipelajari. (Nuris)

Written by Nur Iskandar

Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.

What 15 Your Dream? : Returnee KL YES program Chapter Pontianak Laksanakan Projects Membangun Mimpi

Aqad Nikah di Mesjid Negara: Omar Ali Saifuddin