in

Galeri Hasil Hutan

Geliat 65 tahun Kalbar juga dirasakan di Gedung Galeri Hasil Hutan Pendopo Gubernur Kalbar

Teraju News Network, Pontianak— Peresmian gedung Galeri Hasil Hutan dan Gelar Kapasitas Daerah merupakan kerja nyata Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat melalui Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPT KPH) beserta mitra terkait untuk meningkatkan nilai tambah produk hasil hutan dengan tetap memperhatikan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.

Menurut Antoni Manik, Kepala UPT KPH Melawi, “Galeri Hasil Hutan ini dibangun atas kerjasama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yaitu Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan dengan UPT Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan RI yaitu Balai Pengawasan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah VIII Pontianak serta didukung oleh ADB.”

Galeri Hasil Hutan ini akan memberikan informasi mengenai Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang ada di Kalimantan Barat, di mana produk-produk hasil hutan Kalimantan Barat difasilitasi oleh Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) UPT Dinas LHK Kalimantan Barat sebagai Pengelola kawasan di tingkat tapak.

Di samping itu, keberadaan Galeri Hasil Hutan ini juga akan memberikan informasi mengenai perkembangan pembangunanan kehutanan di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Serta mendukung dan mengembangkan pemasaran produk HHBK di masyarakat.

Sementara itu Henry Octavius K, Ketua Forum KPH Kalbar yang berasal dari KPH Bengkayang menjelaskan bahwa kegiatan peresmian gedung Galeri Hasil Hutan dan Gelar Kapasitas Daerah merupakan perwujudan misi Gubernur Kalimantan Barat yaitu mewujudkan masyarakat sejahtera yang berwawasan lingkungan.

Baca Juga:  Memahami Macam - Macam Takdir

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan terus berupaya untuk mengembangkan Kalimantan Barat yang bertumbuh dan hijau melalui pemantapan kawasan hutan dan peningkatan pemanfaatan kawasan hutan produksi dan hutan lindung.

Produk-produk hasil hutan yang digelar adalah produk hasil hutan bukan kayu yang berada dalam wilayah pengelolaan UPT KPH, baik berasal dari Kelompok Tani Hutan (KTH) binaan maupun Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Selain dipamerkan, produk-produk tersebut dapat dibeli oleh masyarakat umum.

Di samping produk-produk hasil hutan bukan kayu juga pada kegiatan ini ditampilkan potensi pemanfaatan jasa lingkungan yang berada dalam kawasan hutan berupa wisata alam, pemanfaatan air serta pemanfaatan aliran air seperti yang dilakukan oleh UPT KPH Wilayah Bengkayang dan beberapa KPH lainnya.

Henry Octavius K. juga berharap, “Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan peluang secara ekonomi dalam pemanfaatan kawasan hutan. Hutan tidak hanya sekedar hasil berupa kayu saja, namun hutan bisa memberikan manfaat yang lebih besar berupa produk-produk hasil hutan bukan kayu melalui pemanfaatan jasa lingkungan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam dan sekitar kawasan hutan. Dengan kata lain hutan benar-benar memberikan benefit.”

Baca Juga:  In Memoriam Pengamal Doa Kaf Ha Ya 'Ain Sin Shod

Hari ini, Jumat 28/01/2022 hingga Minggu, 30/01/2022 berlangsung Gelar Kapasitas Daerah Produk Hasil Hutan Bukan Kayu. Mari kita saksikan bersama. Hutan terjaga Kalimantan Barat makmur sejahtera.

Written by M Azdi Thahir

65 Tahun; Momentum Kebangkitan Ekonomi Kalbar

Indeks Pembangunan Manusia Kalimantan Barat