in

“Main Yok…” Unjuk Kompetensi Prodi PIAUD FTIK IAIN Pontianak Opera Permainan Tradisional

Teraju News Network, Pontianak – Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) FTIK IAIN Pontianak, adakan “Main Yok…”, melalui kegiatan Unjuk Kompetensi Mahasiswa Prodi PIAUD. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, dimulai Minggu sampai dengan Selasa, (24 s.d 26 Juli 2022).

Kegiatan ini merupakan uji kompetensi dari kegiatan Praktikum Seni sebelumnya yang kemudian diapresiasi dan diuji kompetensinya dengan penilaian Juri.

“Main Yok…” yang diusung sebagai tema penting kegiatan dibalut dengan kemampuan Seni dan Treater mahasiswa, yakni Tari, Pantomim, Drama, Paduan Suara, Musik/Perkusi, dan Dongeng.

Dalam kegiatan “Main Yok…” mahasiswa menari sambil bermain petak umpet, bermain lompat tali, menyanyikan lagu tradisional, berdongeng, berpantomim diiringi dengan musik/perkusi.

Drs. Mansur, M.Pd Wakil Dekan Bidang Mahasiswa dan Alumni yang membuka acara berharap kegiatan PIAUD menunjukan ciri kepiaudan dan membawa PIAUD pada Akreditasi Unggul.

“Saya yakin Prodi PIAUD dapat memperoleh Akreditasi Unggul”, dukungnya.

Kegiatan ini masih berlangsung sampai Selasa, 26 Juli 2022, gratis untuk umum.

“MAIN YOK…”
“Cang kacang panjang, yang panjang jadi”, tampil mahasiswa.

Baca Juga:  Puasa Mengasah Autentitas Kesholehan

Selain sebagai Unjuk Kompetensi, kegiatan “Main Yok…” juga memantik nostalgia permainan masa lalu dan mengenalkan anak-anak saat ini pada permainan Tradisional.

“Saya datang dan bawa anak-anak ya, kata Bu Desty Sekpro Tadris Matematika. Alhamduliah beliau sekeluarga datang”, cerita Kaprodi PIAUD, Rahnang, M.Pd.I

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung, pembimbing yang melatih dan mengonsep acara bersama-sama. Bang Oon, Bang Cecep, Kak Euis, Bang Budi, Bang Santo, Bang Bowo, Kak Mardiyah, Kak Dini dan Dina, dan Bang Fauzi”, ucapnya.(nindaaditya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Written by teraju.id

HAKI, Hak Siapa?

Tim Vodigi Arsitanme Polnep bersama Mahasiswa DKB dan Gradasi dampingi Pelaku Pariwisata Desa Pulau Lemukutan