in ,

Sedekah Akbar Indonesia Kembali Digelar di Pontianak

TNN, Pontianak— Alhamdulillah, pada saat pelaksanaan event SAI di Samarinda tanggal 27 November yang lalu, Ayahman, Gurunda Ustaz Luqmanulhakim Ashabul Yamin telah memutuskan untuk menyelenggarakan SAI di Kota Pontianak. Event berskala nasional ini insya Allah akan digelar Ahad, tanggal 18 Desember 2022.

Event SAI diselenggarakan di Pontianak terakhir kali sekitar 3 tahun silam. Tepatnya pada tanggal 3 Februari 2019. Setelah itu SAI diselenggarakan di luar kota Pontianak, yaitu di Jakarta, Bandung, Palu, Jogja, Pinrang, dan Samarinda.

Event Sedekah Akbar Indonesia adalah sebuah event sosial paling massif di Indonesia. Event ini bertujuan untuk memuliakan dan membahagiakan ribuan anak yatim dan santri penghafal Al Quran dan melibatkan puluhan ribu orang, baik yang memberikan donasi, maupun yang menghadiri acara secara langsung. Event ini dilaksanakan pertama kali di Pontianak pada tahun 2012 yang diprakarsai oleh Ayahman.

Event SAI diselenggarakan oleh Masjid Kapal Munzalan Indonesia dan Paskas selindo yang diselenggarakan secara mandiri, tanpa sponsor komersial, dan tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

Baca Juga:  6 Tempat Wisata Hits di Bandung dan Sekitarnya. Cocok Untuk Liburan Keluarga di Akhir Tahun

Selain akan dihadiri oleh ribuan anak yatim, santri dan orang tua asuh, SAI di Pontianak rencananya juga akan mengundang ratusan Pengasuh/Pimpinan Pondok Pesantren se-Kalbar yang dalam 10 tahun terakhir telah menjadi mitra Masjid Kapal Munzalan melalui program Gerakan Infaq Beras (GIB).

Dalam sebuah forum, Ayahman menjelaskan bahwa salah satu maksud penyelenggaraan SAI di Pontianak adalah sebagai bentuk rasa syukur atas pertolongan Allah kepada Masjid Kapal Munzalan Indonesia dan GIB dalam satu dekade (10 tahun/2012-2022).


**

Dan alhamdulillah, selama 10 tahun berhidmat dalam gerakan amal sholeh, seluruh pengurus Masjid Kapal Munzalan Indonesia tetap konsisten memegang prinsip beramal sholeh, yaitu untuk:

  1. Tidak berpolitik
  2. Tidak berafiliasi dalam gerakan sosial-politik apapun.
  3. Tidak terkait dalam aktivitas politik transnasional.
  4. Tetap berfokus pada aktivitas kemanusiaan, kepedulian, pendidikan, dan kesehatan.

Dalam satu dekade, seluruh Penggiat di Masjid Kapal Munzalan Indonesia yang didirikan oleh Gurunda H.M. Nur Hasan ini juga perlu bersyukur karena diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menjembatani kegiatan 3000-an Pasukan Amal Sholeh (PASKAS) yang mengupayakan pasokan beras gratis bagi 500.000 anak yatim dan santri di 6000 panti asuhan dan pesantren yang tersebar di 33 Provinsi dan 120 Kota, dari Aceh sampai Papua.

Baca Juga:  Malam Ta'aruf MTQ Kalbar

Dalam satu dekade ini Masjid Kapal Munzalan Indonesia juga sangat bersyukur karena telah membuka 20 Masjid Cabang, serta 32 cabang Baitulmaal yang tesebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Sementara dalam 10 tahun terakhir telah berdiri 29 lembaga masjid yang dikelola secara fulltime oleh 600-an anak-anak muda.

Selama satu dekade, Masjid Kapal Munzalan Indonesia yang berkedudukan di Kubu Raya Indonesia selalu berupaya melaksanakan amanah dari seluruh pewakif untuk menjadikan masjid yang multifungsi dan multi kontribusi serta bisa menjadi mesin kebaikan yang selalu mampu mengalirkan pahala jariah secara terus menerus, walau usia telah terputus.

Mohon doa dan bimbingan dari seluruh sahabat semua agar Allah tetap memilih harta, bahu, dan pikiran kami untuk melaksanakan kebaikan kepada ummat manusia dan alam semesta.

(Beni Sulastiyo, Pelayan Masjid Kapal Munzalan Indonesia)

Written by teraju

Binabud Chapter Pontianak dan Kampoeng English Poernama Rampungkan Rota 2023

Cara Menonton Final Piala Dunia. Gratis, tis!