in

Visa Camp Journey KL YES 22/23 Chapter Pontianak

Oleh: Adinda Aisyah

Perkenalkan, aku Adinda, salah satu finalis KL YES Year Program 2022/2023 dari Chapter Pontianak. Saat ini, aku duduk di bangku kelas 12 di SMA Negeri 2 Sanggau dan sedang menunggu jadwal keberangkatan pertukaran pelajar ke United States of America setelah mengikuti beberapa tahap seleksi sejak di kelas 11 dulu. Cukup panjang juga ya waktunya, tapi yang namanya proses pasti tidak ada yang mudah dan instan, bukan? Semuanya butuh waktu, butuh proses, tenaga dan usaha, dan pastinya doa. Apakah disini ada di antara teman-teman yang berminat untuk mendaftar program KL YES tahun depan? Persiapkan diri teman-teman dengan baik, ya!

Nah, sebelum keberangkatan, ada banyak sekali hal yang perlu kita persiapkan. Selain proses seleksi yang cukup panjang dan ketat, ada banyak pula proses administrasi yang harus kita lakukan untuk persiapan keberangkatan pertukaran pelajar KL YES Program ini, mulai dari Medical Check Up dan vaksinasi, passport, dan tentunya pembuatan Visa! And here it is, aku akan sharing seputar pengalaman aku selama proses pembuatan visa atau disebut dengan Visa Camp!

Baca Juga:  My First Step as An Exchange Student to Japan; Flavors of June

Welcome to my Visa Camp Journey!

Aku bersama Mayla Mauliza Anindina atau biasa dipanggil Mayla dari SMA Negeri 3 Pontianak, dan Miftah Farid atau akrab dipanggil Farid dari MAN 2 Pontianak. Kami bertiga berangkat meunuju Jakarta bersama-sama untuk melakukan interview Visa keberangkatan bersama 70 anak lainnya dari 20 Chapter di seluruh Indonesia. Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari 2 malam. Oh iya, tahun ini adalah tahun pertama rangkaian kegiatan Bina Antarbudaya kembali dilaksanakan secara offline setelah selama dua tahun seluruh kegiatan dialihkan menjadi online.

Kegiatan apa saja yang kami lakukan selama Visa Camp?

Sesuai dengan namanya, kegiatan ini terfokus untuk pembuatan Visa bagi seluruh finalis KL YES 22/23 yang dilaksanakan di kantor U.S Embassy Jakarta. Finalis akan diminta untuk melengkapi berkas-berkas yang menjadi persyaratan sesuai dengan arahan pihak U.S Embassy kemudian dilanjutkan dengan wawancara. Seluruh proses pembuatan Visa ini tentunya didampingi sepenuhnya oleh kakak-kakak panitia Bina Antarbudaya nasional. Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar.

Perjalanan menuju kantor U.S Embassy tidak jauh dari hotel tempat kami menginap. Sehingga, kami hanya perlu menempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih 3-5 menit saja. Interview Visa ini pun dibagi menjadi dua kloter sesuai dengan jadwal yang telah diberikan oleh pihak U.S Embassy. Kami juga dapat merchandise loh dari kantor U.S Embassy. We’re so happy for this! And for your information, selama berada di lingkungan kantor U.S Embassy, kita tidak diperkenankan untuk menggunakan handphone. Alhasil, kami hanya bisa mendokumentasikan kegiatan ini saat sudah kembali ke hotel. And this is us!

Baca Juga:  Kementerian Agama Republik Indonesia dalam Orientasi Nasional Siswa AFS & YES Tahun Program 2022/2023

Selain pembuatan Visa, seluruh finalis pun diberikan kesempatan untuk saling mengenal satu sama lain. Kami banyak melakukan kegiatan bersenang-senang bersama seperti bermain games, sharing, dan karoekean bareng! Pada saat-saat inilah rasa kekeluargaan satu sama lain akan sangat terasa. Walaupun berasal dari daerah dengan latar belakang yang berbeda-beda, kami semua tidak sedikitpun merasa canggung dan sangat akrab. Seru banget, bukan?

Untuk saat ini, itu saja yang bisa aku ceritakan ke teman-teman semua. Semoga bisa menambah wawasan barangkali ada teman-teman yang sedang mempersiapkan diri untuk mendaftar KL YES tahun ini. Nantikan terus cerita kami, ya!

Written by teraju.id

Tim Peneliti LP2M IAIN Pontianak Kunjungi LP2M IAIN Palangkaraya, Kalteng

HAKI, Hak Siapa?