teraju.id, Polda – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menilai, mutasi personel dan jabatan merupakan mekanisme organisasi untuk memberdayakan potensi sumber daya manusia dan menjaga regenerasi yang ditujukan bagi meningkatnya kualitas kinerja organisasi. Selain itu, mutasi personel yang bersifat promosi.

“Seperti yang saat ini kita laksanakan, bertujuan memberikan penghargaan bagi personel atas prestasi yang telah dicapai serta merupakan bagian dari pembinaan karier,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH sesuai upacara Sertijab Pejabat Utama Polda Kalbar.

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH tidak bosan-bosannya menggarisbawahi apa yang menjadi grand strategy Polri dari tahun 2009 hingga tahun 2024 nanti, di mana titik berat pencapaian adalah bagaimana kita dapat meraih kepercayaan masyarakat atau public trust. Karena, melalui kebijakan Kapolri, pencapaian Polri promoter saat ini semakin dipercaya masyarakat.

“Itu berdasarkan survei markplus insight sebagian besar polda dan polres memiliki nilai di atas indeks kepuasan nasional (76,46 persen) dan nilai di atas indeks kepercayaan nasional (80,37 persen),” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Baru-baru ini, Polda Kalimantan Barat bekerja sama dengan Universitas Tanjungpura Pontianak juga telah melaksanakan survei kepuasan masyarakat.

“Dan Alhamdulullah hasil presentase dari empat aspek penilaian tersebut mencapai 77,61 persen dengan kategori baik dan penilaian tersebut sudah diatas indek kepuasan nasional 76,46 persen tadi,” tutur Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.