Pak Camat Kubu Rustam Efendi yang membuka kegiatan ini hadir bersama beberapa jajaran stafnya. Tokoh agama, pemuka masyarakat juga sudah hadir. Anak-anak usia SD dan SMP ada juga yang ikut hadir.
Saya memilih duduk di ujung kanan pintu masuk aula. Di sana tempatnya masih ada yang kosong. Saya duduk pas di sebelah Ibu Sukardiah. Saya sudah mengenal beliau sebelumnya. Beliau pemilik salah satu rumah makan di dermaga Kubu.
Awalnya saya agak terkejut beliau hadir juga. Tapi, saat kami bincang-bincang sebelum acara dimulai, ada hal penting yang beliau utarakan.
“Awalnya saya pikir-pikir, pergi atau ndak waktu mereka manggil ke rumah tadi”, katanya.
“Tapi.. Setelah saya pikir lagi, anak saye masih kuliah gak… Die akan beginek jugak nantik tak tau di kampong orang. Saye mbayangkan kalau anak saye buat kegiatan macam ginek tak didukong orang kampong, sian… Gak nenggok e”.
Kalaulah banyak yang berpikiran serupa dengan beliau, tentu damai hidup bermasyarakat. Kebaikan yang ditanam, tidak harus dituai hasilnya oleh yang menanam. Bisa jadi, anak cucu kita yang akan memetik hasil manisnya.
Ini bentuk dukungan masyarakat setempat pada kegiatan PKM Mahasiswa FKIP Ekonomi Untan. Dengan mereka berpartisipasi dalam kegiatan-kegaiatan dilaksanakan oleh mahasiswa. Tak hanya itu, masyarakat juga banyak membantu sarana-prasarana yang dibutuhkan mahasiswa. (*)
