Daerah

Redam Isu “Hoax” IKBM Silaturahmi ke MABM

Redam Isu “Hoax” IKBM Silaturahmi ke MABM
Kiri ke kanan: Ketua MABM Kalbar Prof Dr H Chairil Effendi, Ketua IKBM H Sukiryanto dan Sekum IKBM Kalbar HM Fauzie mengeratkan genggaman tangan tanda rukun, kompak, bersatu di penghujung pertemuan silaturahmi, Kamis, 15/2/18. Foto Nuris

teraju.id, Pontianak – Menyusul tragedi berdarah di Pasar Flamboyan yang menyebabkan seorang menghembuskan napas terakhir di Pasar Flamboyan, Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kalbar menjalin komunikasi intensif dengan Majelis Adat Budaya Melayu (MABM), Kamis, 15/2/18 siang. Silaturahmi tatap muka ini demi meredam isu dan kabar bohong alias hoax.

Kedatangan IKBM dipimpin H Sukiryanto selaku ketua didampingi HM Fauzie (sekretaris umum), Nagian Imawan (ketua harian) dan Syaiful Muqadas (ketua IKBM Pontianak Timur). Kedatangan IKBM disambut Ketua MABM, Prof Dr H Chairil Effendi didampingi anggota pengurus antara lain Budiman Tahir, HA Kadir, Mustafa, dan Zulfidar Zaedar Mochtar.

Penyambutan di ruang sekretariat MABM ini berlangsung akrab dan penuh pengertian. “Silaturahmi ini dalam rangka berkoordinasi menyikapi kasus kriminalitas yang terjadi di Pasar Flamboyan. Kami menegaskan bahwa kasus itu merupakan kriminalitas murni dan tak ada sangkut-pautnya dengan etnis. Kebetulan saja korbannya beridentitas Melayu dan pelaku yang sudah ditangkap adalah oknum warga Madura,” ungkap Chairil memulai pernyataannya.

“Sebagai kasus kriminalitas murni berbentuk perkelahian di muka publik, ada di tempat kejadian perkara saat itu juga anggota Dewan dalam rangka musyawarah, kami mendorong aparat kepolisian untuk dapat menangani masalah ini secara proporsional dan profesional,” ungkap Chairil seraya mengapresiasi gerak cepat aparat menangkap pelaku pembunuhan.