Oleh: Leon Zoltan Benhard Waltermann
Pada hari Minggu ada acara car free day di Pontianak, jadi saya menemani kak Beng ke situ. Saya harus bangun awal, karena pada pagi cuaca di sini belum sangat panas. Kami berangkat jam 6. Di sana kami jalan-jalan dan lihat mesjid Mujahidin.
Di sekitar mesjid suasana (atmosphere) santai sekali. Tempat paling santai saya sudah pernah mengunjungi. Di sana saya menjadi lapar, jadi saya beli pentol bakar dan jajan di jalan. Setelah itu kak Beng mengajak saya keliling hutan kota. Kami beli es jeruk yang sangat asam tapi segar.
Keesokan harinya saya pergi ke pasar Flamboyan dengan kak Meiry dan kak Vita. Mereka mengajar saya kosa kata baru. Kemudian kami pergi ke warung kopi Asiang untuk “ngopi”.
Ketika selesai, kami lewat sungai Kapuas dengan kapal fery. Di seberang kami pergi ke Tugu Khatulistiwa. Saya bisa menyeimbangkan telur di sini.
Hari Selasa saya sarapan di rumah bu Dwi. Saya bertemu dengan pak Azdi. Dia mengajak saya untuk jalan jalan. Kami pergi ke acara di dekat mesjid Jami. Di situ saya naik kapal lewat sungai Kapuas dengan orang orang dari acara yang sedang ramai yakni Kampung Keluarga Berencana.
