Bekerja cukup di rumah saja, sangat cocok bagi ibu rumah tangga atau siapa pun yang berminat tentunya, dan jangan lupa menyulamlah dengan “rasa” sebagaimana yang dilakukan Ibu Yayuk Sulam, sebab takkala melibatkan jiwa dalam karya ia akan memiliki rasa yang berbeda dari hanya soal hasil kerja, soal karya apalagi soal uang. Tapi soal “value” atau “nilai”. Ke situ titiknya.
Saya jadi teringat salah seorang volunteer Kampoeng English Poernama yang biasa kami panggil “Kak Beng”. “Saya ini lagi senang-senangnya dan menikmati apa yang disebut sharing value Kak Dwi!!” ujarnya. Menurutnya, entah mengapa berbagi itu menyenangkan, berbagi bikin senang hati!” Dus, penasaran apa rasanya “value share”? Silahkan coba penuhi tantangan belajar menyulam bersama Sang Maestro. (Dari Poernama-Pontianak, 28/10/18)
