teraju.id, Barito Pontianak— Sisa-sisa amukan api masih menyisakan keprihatinan mendalam ketika matahari belum sepenuhnya meninggi di kawasan Jalan Barito. Sebuah insiden kebakaran yang melanda kawasan pertokoan pada dini hari memaksa para pihak terkait turun tangan dengan cepat untuk melihat langsung kondisi di lapangan.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 26 Agustus 2026 dini hari tersebut menyasar bangunan rumah toko (ruko) di kawasan padat aktivitas. Lokasi kejadian tercatat berada di kawasan Jalan Barito, yang secara administratif masuk ke wilayah Kelurahan Benua Melayu Laut, Kecamatan Pontianak Selatan.
Merespons situasi darurat ini, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono langsung bergerak mendatangi lokasi kejadian untuk meninjau secara langsung kondisi bangunan yang terdampak amukan si jago merah.
Dalam peninjauannya di tengah puing-puing sisa kebakaran, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan instruksi penting kepada pihak-pihak terkait agar segera mengambil tindakan pengamanan di area tersebut demi menghindari potensi bahaya lanjutan. “Yang paling penting diamankan dulu, jangan sampai menimbulkan korban berikutnya. Ini bangunan lama, konstruksinya kayu,” ujarnya.
Langkah pengamanan pada struktur bangunan yang terdampak kebakaran ini dinilai krusial mengingat kondisi fisik ruko yang tidak lagi utuh dan berpotensi menimbulkan risiko keamanan bagi warga maupun pengguna jalan yang melintas di sekitar kawasan Pontianak Selatan.
Kehadiran pimpinan tertinggi di kota ini sekaligus menjadi bentuk perhatian langsung pemerintah terhadap musibah yang menimpa warga di Kelurahan Benua Melayu Laut, seraya memastikan penanganan pascakebakaran di Jalan Barito berjalan sesuai prosedur yang diperlukan.
