“BNPT dan FKPT Jatim menghaturkan maturnuwun kagem Pak Yuhronur [Yuhronur Effendi/Bupati Lamongan] atas dukungannya,” kata Hesti dalam sambutannya.
Hesti menambahkan sesuai hasil Rakernas BNPT dengan 34 FKPT se-Indonesia di Labuan Bajo, akhir Februari 2021 lalu telah menetapkan bahwa semua agenda FKPT yang terbagi 5 bidang minus bidang penelitian dalam sektor pencegahan radikalisme dan terorisme akan dilakukan secara online terkait ketersediaan anggaran yang dialihkan untuk mengatasi dampak pandemi covid-19.
Wakil Bupati Lamongan Drs. KH Abdul Rouf menyampaikan Pemkab Lamongan telah berupaya secara sekuat tenaga dan terus menurus untuk melakukan proses pencegahan radikalisme di semua wilayah secara masif.
“Visi-Misi pasangan YES juga menyasar aspek digitalisasi dalam proses pemberdayaan ekonomi yang tentunya bisa untuk pencegahan radikalisme. Karena radikalisme itu berakar dari ketidakadilan ekonomi dan politik, kedua hal itu mesti diatasi secara bertahap,” kata Wabub Lamongan.
Pemkab Lamongan, kata Wabub, juga tengah menggagas dan akan membahas program desa cegah radikalisme guna pelibatan elemen masyarakat di level desa dalam deteksi dini serta pencegahan radikalisme dan terorisme.
“Hal itu [Desa Cegah Radikalisme] sedang digagas dengan melibatkan beberapa OPD, Pak Bupati juga telah memberikan green light untuk dibahas lebih jauh. DPMD dan Bakesbangpol mungkin akan jadi leading sectornya,” kata Wabub.
Kabid. Media, Humas dan Hukum FKPT Jatim, Yuristiarso Hidayat mengatakan pelaksanaan Talkshow Ngopi Coi edisi perdana ini secara umum tetap seperti pelaksanaan tahun sebelumnya.
