Grup band papan atas Kalbar di belantika musik nasional “Arwana” juga ulang tahun perak pada tahun ini. Arwana telah menyumbangkan 3 album hits bagi Indonesia dan mengharumkan nama Bangsa dan Negara di ajang Sony Music Award sebagai terbaik. Arwana menjadi “The Legend”. Uniknya Arwana mendapatkan nama dari Max Jusuf Alkadrie–sekretaris pribadi Sultan Hamid. Arwana menciptakan lagu “The Equator Eagle” dengan translasi dari Kampoeng English Poernama–Teraju News Network–Bina Antarbudaya–AFS Internasional. Lagu ini sebagai Tribute to Sultan Hamid dan Hajad Kota Pontianak–sekaligus Sumpah Pemuda dengan spirit 1 Nusa 1 Bangsa dan 1 Bahasa “Ind-ONE-sia”. Tema Fena 2020 adalah 1 Khatulistiwa untuk Ind-ONE-sia. Adapun Lambang Negara mencengkeram seloka “Bhinneka Tunggal Ika” dengan spirit persatuan.

Kini Panpel sedang bekerja keras. Press realease akan disampaikan tepat menyambut Hari Jadi Kota Pontianak. Selanjutnya serial webinar dengan narasumber dalam dan luar negeri segera dimasuki. Termasuk Asosiasi Tradisi Lisan untuk memecahkan rekor UNESCO-Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam rekor budaya takbenda yakni Pantun Nusantara dengan akar dari Pontianak-Kalimantan Barat. Menurut Prof Dr Jim Collin–Borneo Bagian Barat adalah “home land of Malay”. Borneo bagian barat adalah tanah lahirnya bahasa persatuan–yang berakar dari Bahasa Melayu Nusantara.
Publik silahkan simak tanggal mainnya 1/1. Panpel akan menggunakan segenap piranti media untuk sosialisasi agar sampai pada sasaran per-individu WNI. Kami akan menyumbangkan suara, tenaga, dan rupiah kepada korban terpapar pandemi semua lewat event ini. Kami juga kerjasama Dinas Kesehatan untuk memantau panpel maupun pihak manapun yang terlibat agar senantiasa sehat, terhindar dari Covid-19. Umumnya kegiatan disajikan dalam bentuk virtual. Protokol Covid berlaku extra ketat.
