Oleh: Nur Iskandar
Kampoeng English Poernama sekarang punya cafe. Penulisan KEP’s Caffee menurut terminologi Bahasa Inggris yang baik dan benar semestinya Cafe dan Bahasa Italianya Caffe. Sementara dalam Bahasa Arab-Kahwa. ‘To the point saja’, apakah Cafe, Caffe, atau Kahwa pada intinya adalah kopi. KEP’s Caffee adalah tempat “ngopi”.
Ngopi yang sah-sah saja minumnya adalah teh, juice, bahkan air putih. Sah-sah pula mengudap camilan ala “kampoeng” seperti pisang goreng, jagung rebus, geprek, nasgor, bahkan kelak nantinya soto-sate. Everyting-lah….terpenting bisa memberikan keramah-tamahan kepada konsumen moeda, millenialis, English and terbingkai dalam relijiusitas negeri yang namanya Pancasilais sejati inih hehehe 🙂
Sebagai pendatang baru di dunia “per-cafe-an” banyak hal yang masih belum laik disebut Cafe. Kami sadari hal itu, seraya menjunjung semangats per-cafe-an di Kota Pontianak sebagai kota yang tumbuh dengan idealisme kreativitas “budaks khaTULIStiwa”. Kami pun begitu, melakukan langkah-langkah kecil sambil menaiki anak tangga step by step, langkah demi langkah. Satu per satu dibenahi.
Kami menyajikan tempat ngopi dan “ngerumpi”. Asalnya hendak mendekatkan kawula moeda dengan Kampoeng English Poernama yang “berjaya” dengan practically English. Di Kampoeng English Poernama ada berbagai kegiatan. Mulai dari social sunday gratis selamanya sampai dunia kiamat hehehe. Juga ada sociopreneurs class, yakni kursus khusus. Baik request ke rumah, kantor, ataupun dibukakan kelasnya di Kantor KEP.
