Islamophobia adalah prasangka dan diskriminasi pada Islam dan Muslim. Islamophobia tambah subur pasca serangan 11 September 2001 oleh 19 orang dari kelompok militan Islam Al-Qaeda. Mereka membajak empat pesawat penerbangan komersial, dan melakukan serangkaian aksi bunuh diri dan menabrakkan dua pesawat ke Menara Kembar World Trade Center di New York City, dan satu pesawat di Pentagon di Arlington, Virginia. Pesawat keempat yang disandera jatuh di lapangan dekat Shanksville, Pennsylvania setelah beberapa penumpang berusaha mengambil alih pesawat yang dibajak. Pesawat ini gagal mencapai target aslinya di Washington, D.C. Menurut laporan tim investigasi 911, sekitar 3.000 jiwa tewas dalam serangkaian serangan ini.
Ceramahnya yang lugas membedakan mana yang benar dan salah, haq dan batil, sering membuat pedas kalangan penguasa di negara-negara yang ia kunjungi dalam safari dakwah. Inggris, Bangladesh, dan negara tempat kelahirannya, India resmi melarang Dr. Zakir Naik melakukan aktivitas dakwah di sana. Demikianlah sekilas tentang Dr. Zakir Naik.
Setelah sempat bersalaman singkat dengan beliau, saya bergegas berjalan ke depan, mencoba ambil posisi di depan rombongan Dr. Zakir Naik. Targetnya jelas, semoga bisa berfoto bersama cendekiawan muslim ini. Wahyu sudah siap dengan handphone barunya dengan kamera yang canggih. Klik. Jadilah foto momen langka ini: satu frame dengan Dr. Zakir. Setelah sesi foto yang singkat ini, tapak kaki saya yang tidak beralas baru merasakan panasnya lantai keramik di halaman luar masjid demi mendapat kesempatan berharga ini. *
