Bagian inilah merupakan program kerjanya selaku Ketua DMI Kota Pontianak. Apalagi wilayah Kota Pontianak yang tak begitu luas, program kerja DMI bisa berjalan maksimal. Pontianak memiliki 340 masjid. Antara masjid yang satu dengan lainnya bisa saling bersinergi dan bersama-sama menjadikan fungsi masjid untuk kebaikan. “Kalau masjid sudah bersinergi otamatis mudah untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat”, Pungkasnya.

masjid sinergi.2
Pembacaan SK Kepengurusan DMI Periode 2021-2025 Kota Pontianak oleh Ir. H. Ria Norsan diabadikan oleh Ketua Yayasan Masjid Sirajul Islam H. Marsaton Arsiman (kanan)

Ketua DMI Provinsi Kalbar Drs. H. Ria Norsan mengingatkan kepada para pengurus DMI Kota Pontianak yang baru dilantik untuk tidak hanya mengutamakan keindahan dan kemegahan masjid. “Tetapi bagaimana masjid tersebut dipenuhi jamaahnya, apabila masjid bagus dan ramai, barulah masjid itu dikatakan Makmur”. Ujarnya saat pelantikan.

Drs. H. Ria Norsan, juga berpesan agar jajaran pengurus DMI Pontianak terus berinovasi dalam memberikan program manajemen masjid yang baik. Seperti masjid yang pernah dikunjunginya di Yogyakarta, Masjid Jogokariyan selalu berusaha menerapkan manajemen masjid zaman Rasulullah dengan aplikasi di zaman modern dan lebih  inovatif, sehingga bisa diterima oleh masyarakat. Dia menilai keberadaan masjid tersebut telah mampu memberikan dampak besar terhadap peningkatan perekonomian masyarakat setempat. “Masyarakat kurang mampu bisa terayomi sebab dana masjid dari masyarakat dikembalikan untuk masyarakat setempat”.

“Barangsiapa yang mencintai masjid, maka Allah mencintainya,” [HR. Thabrani].