Maka saya menilai salah satu upaya mendongkrak minat baca masyarakat kita. Peran perpustakaan harus ditingkatkan. Namun, apakah perpustakaan sudah ada di hati masyarakat kita. Lihat, banyak perpustakaan sekolah, perpustakaan kampus, perpustakaan desa tidak berfungsi dengan baik. Bahkan tak berfungsi sama sekali.
Untuk itu, diperlukan inovasi bagi pengelola perpustakaan sehingga perpustakaan menjadi tempat yang menarik dan menyenangkan. Sayang sekali bukan, jika beribu buku di perpustakaan berdebu. Padahal dengan membaca akan memperluas wawasan kita, membaca buku memberikan kita kemampuan mempelajari keahlian orang-orang yang hebat. Bahkan buku memberikan kita peluang untuk belajar dari ribuan guru-guru terbaik di seluruh dunia.
Namun memang sangat memprihatinkan. Banyak perpustakaan sekolah menjadi gudang. Tak hanya menjadi gudang buku, tapi menjadi tumpukan barang-barang bekas dan dokument kantor yang tak terpakai. Sungguh miris sekali.
Tapi saya masih memiliki kebanggaan terhadap Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Mempawah. Bangunan perpustakaan yang berdiri kokoh dengan dua lantai. Pelayanan diberikan sangat baik. Beberapa komputer bersusun di dinding lantai bawah perpustakaan. Pengunjung dapat menikmati jaringan internet gratis. Mencari bahan bacaan dengan berselancar di dunia.
Membuat Kartu Tanda Anggota (KTA) Perpustakaan juga sangat mudah dan tanpa dipungut biaya. Cukup mengisi formulir dan melampirkan fotocopy KTP atau indentitas lainnya. Seperti kartu pelajar, SIM. Tanpa harus melampirkan foto. Kita langsung dilayani, petugas dengan ramah mempersilakan kita masuk ke ruang khusus pembuatan KTA. Kita duduk manis di kursi, foto diambil. Entri data dilakukan petugas. Di print KTA jadi. Bahkan langsung KTA langsung di laminating/pres. Kita resmi menjadi anggota Perpustakaan.
