teraju.id, Pontianak – Kota Pontianak bertumbuh. Kalimantan berkembang. Ibukota negeri telah ditetapkan di Kaltim. Bisa dicapai via daratan. Memintas jalur timur via Tayan atau jalur selatan via Ketapang. Dan sudah banyak warga yang “off-road” melintasi Kalteng dan Kalsel menuju IKN: Ibukota Nusantara.
Saya kerap berseloroh: sewaktu Jakarta adalah ibukota, maka pemasok RI-1 dari sisi timurnya. Mulai dari Soekarno (Blitar-Jatim), Soeharto (Argomulyo-Yogyakarta-Jateng), Habibie (Sulsel), Gusdur (Jombang-Jatim), Megawati (trah Soekarno-Jatim), SBY (Pacitan-Jatim), kemudian. Jokowi (Solo-Jateng) disusul Prabowo (Silangan Prof Soemitro Jateng dan Dora Marie Sigar, Minahasa-Sulut). Lihatlah genetik sejarah itu.
Question now: Ketika Ibukota di Kaltim? Maka pemasok RI-1 insya Allah dari sisi baratnya pula. Salahsatunya adalah Kalimantan Barat hahahaha. Maka kudu bersiap generasi muda. Caranya? Siapkan fisik lahiriah dan mental batiniah ya. Isi otak dengan ilmu. Bekali tangan dengan keterampilan. Isi dada dengan iman dan takwa sublim tradisi dan budaya Indonesia yang bhinneka tunggal Ika. Insya Allah jadi. Kun Fayakun.
Nah keterampilan isi ilmu, budaya dan reliji ada di Binabud. Lembaga nirlaba yang “creating future leader”. 70 tahun mengabdi di Indonesia. Visi mewujudkan keamanan dunia dengan mengangkat harkat dan martabat kemanusiaan.
