Berita

Kenangan Waktu Berhaji

Kenangan Waktu Berhaji

Catatan Syafaruddin DaEng Usman*

Pengalaman haji tidak sama bagi setiap orang. Untuk sejuta orang jemaah haji misalnya, masing-masing mempunyai pengalaman yang berbeda satu sama lain. Biasanya, pengalaman haji itu bersangkut paut dengan sifat atau tingkah laku jemaah sendiri.

Dulu, tahun 1980-an, ketika aku masih duduk di bangku sekolah dasar dan tinggal di kampungku, di Ngabang, seringkali melihat tetangga atau keluarga mengadakan pengajian, terutama saat si empunya rumah hendak pergi ke Tanah Suci menunaikan ibadah haji. Beberapa hari kemudian, ramai orang mengantar ke Pontianak calon jemaah haji itu dengan isak tangis. Seakan mereka yang pergi ke Tanah Suci tak akan kembali pulang lagi.

Itulah pengalaman masa kecil yang muncul di benakku, saat mempersiapkan diri untuk berhaji tahun 1996. Aku tak merasa khawatir bakal pergi ke Mekkah dan tak kembali ke Pontianak, karena dari kenangan masa kecil itu, para keluarga dan tetangga yang pergi haji semuanya kembali dengan wajah sumringah. Lalu mengapa pula aku mesti risau?

Tulis Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *