in

Asosiasi PPSW Gelar Tarining untuk Anak Muda dan Disabilitas, PPSW Borneo Turut Berpartisipasi

ASOSIASI PPSW GELAR TRAINING UNTUK ANAK MUDA DAN DISABILITAS PPSW BORNEO TURUT BERPARTISIPASI

teraju.id, Pontianak – Asosiasi Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita (PPSW) berkolaborasi dengan Google dan The Asia Foundation (TAF) memberikan training kepada kelompok muda dan kelompok disabilitas dalam program “Perluasan Kesempatan Ekonomi Melalui Peningkatan Penguasaan Teknologi Informasi dan Komunikasi”. Program ini dilaksanakan di 820 Desa yang tersebar pada 8 Provinsi meliputi Riau, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Riau, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Dalam tahap implementasi program ini, khusus Provinsi Kalimantan Barat didukung oleh lembaga anggota Asosiasi PPSW yaitu PPSW Borneo yang berlokasi Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Gg. Revolusi.

Sasaran penerima manfaat dari program ini adalah sebanyak 20.000 orang terdiri dari anak muda dan kelompok disabilitas yang berada pada usia produktif. Program ini bertujuan agar para penerima manfaat yang berada di daerah pedesaan juga mampu memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi guna peningkatan ekonominya baik untuk mengembangkan usaha maupun mendapatkan pekerjaan sesuai yang diharapkan cukup dengan menggunakan gadget pribadi, terutama smartphone.

Untuk mencapai tujuan tersebut, penerima manfaat akan mendapatkan pendampingan dari para volunteer di Desanya masing-masing. Para volunteer ini akan dilatih oleh mentor yang berada di setiap Provinsi. Khusus Provinsi Kalimantan Barat, ada 6 mentor dan 100 volunteer di-100 desa pada 3 kabupaten, yaitu Kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Mempawah.

Saat ini, PPSW Borneo sebagai tim pelaksana sedang melakukan training volunteer untuk 100 pemuda-pemudi. Training dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan berlokasi di Hotel G sebanyak 6 kali pertemuan. Training ini guna memberikan wawasan dan keterampilan untuk para volunteer dengan tujuan penyampaian informasi kepada penerima manfaat dapat tersalurkan secara baik, lancar, dan tanpa adanya kendala yang berarti. Volunteer di setiap desa akan menyebarkan informasi dan keterampilannya sebanyak 30 kelompok anak muda serta kelompok disabilitas.

Pelatihan volunteer telah dilaksanakan pada tanggal 10-12 Agustus 2020, 17 – 19 Agustus 2020, 21 – 23 Agustus 2020, 26 – 28 Agustus 2020, 4 – 6 September 2020, dan dilanjutkan pada tanggal 14 – 16 September 2020.

Written by Mia Islamidewi

ketua bfo inter indonesia

Sekelumit Kisah Pemuda Hebat dari Bumi Kalimantan

aladin

Aladdin