Berita

Top Working, Solusi Cerdas untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Durian Lokal

Top Working, Solusi Cerdas untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kualitas Durian Lokal

teraju.id, Pontianak – Top working, atau teknik sambung atas, merupakan salah satu inovasi agrikultur yang patut mendapat perhatian serius dalam pengembangan tanaman durian di Indonesia, khususnya di daerah-daerah sentra durian seperti Kalimantan Barat, Sumatera, dan Sulawesi. Teknik ini melibatkan penyambungan batang atas (entres) dari varietas unggul ke batang bawah dari tanaman durian lokal atau durian yang kurang produktif. Tujuannya adalah untuk memperbaiki atau meningkatkan mutu tanaman tanpa harus menanam ulang dari awal.

Sebagai negara tropis dengan keragaman genetik durian yang sangat tinggi, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi eksportir durian unggulan. Namun, kenyataannya, produktivitas dan kualitas durian lokal masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari mutu buah yang tidak seragam, pohon yang terlalu tinggi dan sulit dipanen, hingga waktu berbuah yang tidak menentu. Di sinilah top working menjadi solusi.

Teknik ini memungkinkan petani mengganti tajuk pohon durian yang tidak produktif dengan varietas unggul seperti Montong, Bawor, Musang King, atau varietas lokal favorit yang sudah terbukti keunggulannya. Hasilnya, petani tidak perlu menebang pohon tua dan menunggu puluhan tahun hingga pohon baru tumbuh besar. Cukup dalam waktu 2–3 tahun setelah top working, pohon sudah bisa mulai berbuah kembali dengan kualitas yang jauh lebih baik.