Wajidi yang juga pengajar di IAIN Pontianak sekaligus tokoh agama terkemuka di Kalbar menyatakan pentingnya pelajaran budaya dengan pertukaran pelajar, baik pelajar Indonesia ke mancanegara, atau dari manca ke Indonesia. Sebab akan diperoleh kesepemahaman, sehingga toleransi meningkat. Dalam kegiatan IVLP yang diikutinya, nuansa serupa dirasakan, sehingga selain toleransi, juga mengejar nilai-nilai universal. “Kita mesti disiplin dan membangun kerjasama global,” imbuhnya seraya memotivasi generasi muda menguasai bahasa internasional, khususnya Bahasa Inggris seperti dibuka Kampoeng English Poernama.

IMG_20190325_122133_419

Pengurus Binabud Chapter Pontianak bidang hosting dan sending di hadapan audien memberikan penjelasan bagaimana cara mengikuti seleksi pertukaran ke LN. Bagaimana menjadi host school dan host family. Kesemuanya dijelaskan tuntas. Di sesi ini tampil pula returnee dari AS, Calista dan Nindita. Tampil juga mahasiswa Hamburg University Leon Walterman.

IMG_20190325_122113_494

Di kesempatan yang sama juga ditayangkan film dokumenter keluarga host family dan host school karya Dhea. Tak terkecuali pelajar Kalbar yang menikmati program AFS-Yes di negeri manca besutan Asa Singa Nobesito dan Fernandita. Tampil pula keluarga Surya yang berpengalaman sebagai host family. Di acara open house saling berbagi informasi. (kan)