teraju.id, Pontianak – Ketua Asosiasi BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing) Lesty Legina Lestari tampil nyentrik di acara farewell party untuk Sela dan Muhammad Amin Azeroual di Everyone Cafee kawasan Jl Karna Sosial, Minggu, 3 Mei kemarin. Dengan sentuhan selendang Nusantara di hadapan 30 undangan, ia menuturkan betapa pentingnya BIPA dalam pemasyarakatan bahasa Indonesia ke mancanegara. Kerjasama bersama Binabud Chapter Pontianak baginya sangat mengesankan karena berhasil mendidik dan mengajar dua pelajar asing dalam program pertukaran pelajar selama lebih kurang 10 bulan.
Kata Lesty yang merupakan motivator dan sehari harinya ASN di Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, pengajaran BIPA ada 7 level. Di level 1 waktu ajarnya sekitar 100 jam. Alhamdulillah Amin dan Sela dapat mengikuti pada level 1 dan kini dapat bicara dan menyimak ke dalam Bahasa Indonesia dengan baik. Bahkan keduanya dapat berbalas pantun.

Program pertukaran pelajar selama lima tahun terakhir dijalankan Binabud Chapter Pontianak tidaklah mudah. Bahasa adalah faktor utamanya.
Kenapa siswa siswi asing betah pertukaran pelajar ke Bumi Khatulistiwa?
Jawabnya ada Community Development bernama Kampoeng English Poernama. Komunitas berbahasa Inggris yang dibangun dengan kesadaran perlunya penguasaan bahasa internasional.
