
*Apa sasaran berikutnya? Setelah KEP dan Binabud sublim dalam satu napas aktivitas, bersama BIPA akan dapat menumbuhkan destinasi wisata khusus budaya, yakni bahasa. KEP-Binabud-BIPA bisa mewujudkan “Kampoeng Bahasa” sebagai sentral pembelajaran bahasa-bahasa. Sudah ada Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Ada pembelajaran bahasa Jerman, Italia, Jepang, Belgia, Filipina, dll sesuai dengan negara asal pertukaran pelajar dan mahasiswa. Bisakah? Bisa. Whynot? Mari kita coba. Bagaimana pendapat Anda?
