KEP lahir pada 2012-2013 sebelum lahirnya Binabud Chapter Pontianak. Anggota komunitas inilah yang membantar kedatangan siswa asing dengan bilingual. Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia.
Setiap kali Equator Land Area kedatangan pertukaran pelajar ini, bahasa langsung klik di Bahasa Inggris. Lalu mereka akrab. Mudah berjual beli bahasa negara masing-masing. Tentu saja mereka betah. Sebab setiap ada masalah, bisa dibicarakan ke dalam bahasa Inggris sambil belajar bahasa negeri masing-masing sebagai tujuan pembelajaran lintas budaya. Bukankah bahasa adalah artefak budidaya manusia yang paling tinggi? Dimana setiap kosa kata ada makna dan kesejarahannya? Konteks lokalitasnya? Adatnya?
Apalagi komunitas KEP berisi para remaja dan pemuda. Mereka sebaya. Makanya dua kali klik. Wajarlah KEP bertumbuh hingga kini karena aliran kegiatan pertukaran pelajar bersama Binabud Chapter Pontianak tak putus-putusnya. Sambung bersambung. Sauh ditarik. Kiambang pun bertaut.
