“Data di Kalbar bahwa 24.560 pelajar pada tahun 2018 pernah menyalahgunakan narkoba dan 23.032 pekerja juga pernah penyalahgunaan narkoba. Polda Kalbar sendiri pada tahun 2019 sudah mengungkap 310 kasus dengan melibatkan 442 tersangka. Jika dibandingkan dengan tahun 2018 periode Januari sampai dengan juni maka mengalami penurunan sebanyak 21 persen,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH mengingatkan, peran orangtua berpengaruh besar terhadap anak anaknya agar tidak terpengaruh dan terlibat penyalahgunaan narkoba.
“Mari kita terus gelorakan kegiatan kegiatan yang produktif dan konstruktif. Kita jadikan Kalimantan barat ini zero narkoba dan bisa menjadi provinsi yang maju, semakin mampu bersaing dan unggul di setiap aspek pembangunan,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Sebagai informasi, hadir dalam acara tersebut Gubernur Kalbar, Pangdam XII/Tpr, Danlantamal XII Pontianan, Danlanud Supadio Pontianak, Kepala BNNP Kalbar, Kajati Kalbar, Ketua KONI Kalbar dan Tamu undangan. Acara diakhiri penyerahan piagam penghargaan dari BNN yang diserahkan oleh Gubernur dan Kapolda kepada stakeholder serta personel yang berprestasi. (r/cucu)
