in

Literasi Wakaf Bersama BWI dan Dirjen Wakaf

literasi wakaf

Oleh: Nur Iskandar

Penelitian Departemen Agama RI terhadap literasi wakaf umat Islam Indonesia ternyata mencengangkan. Instrumen penting peradaban berkemajuan itu tak lebih dari 60 persen. Padahal parameter di atas 60 sampai 80 kategori sedang dan 80 persen ke atas kategori tinggi. 60 ke bawah, berarti literasi umat Islam Indonesia terhadap wakaf masih rendah sehingga amat sangat memprihatikan lantaran umat Islam Indonesia terbesar di seluruh dunia. Juga luasan tanah wakafnya. Jika digabungkan di seluruh provinsi, sejak Aceh hingga Papua hasilnya sama dengan 5x luas negara tetangga super duper makmur Singapura.

Data literasi wakaf itu dipresentasikan Dirjen Lazwaf Kementerian Agama RI, Dr Tarmizi Tohor, MA di Hotel Neo dalam Workshop SKKNI atau Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia bagi para nazir profesional yang mengelola wakaf produktif, Rabu, 25/11/20. Dia memotivasi agar literasi wakaf dihajarrr benar benar. Sebab dengan edukasi literasi akan lahir wakif wakif baru. Juga manajerial para nazir bertumbuh profesional hiper produktif sehingga melayani hajad publik secara paripurna pula. Apalagi wakaf tidak terbatas tanah. Tidak sebatas 3M. Mesjid. Madrasah. Makam. Tapi lebih cair dengan wakaf uang. Wakaf uang bisa 1000. Bisa 10.000. Bisa sejuta. Bisa tunai. Bisa berjangka. Jangka waktu setahun yang pangkal kembali, pun bisa. Wakaf saham pun oke punya. Daripada dana parkir di bank konvensional tiada ada pahala yang mengalir terus ketika nyawa boleh terputus. Hadits Nabi sohih. Bahwa ketika putus nyawa anak cucu Adam maka putuslah amal ibadahnya kecuali 3. Pertama sedekah jariyah (wakaf). Kedua, ilmu yang bermanfaat. Ketiga, anak sholeh yang mendoakan kedua orang tuanya.

Baca Juga:  Bangun Masjid Para Mualaf

Saya merapat ke Dirjen. Bincang-bincang Literasi Wakaf Produktif dan Wakaf Literasi. Dirjen Tarmizi Tohor senang. Ia kasih tanda 2L yang berarti double literasi. Literasi Wakaf dan Wakaf Literasi. Simbol pada foto juga 2L menjadi huruf W artinya Wakaf.
Wakaf adalah instrumen peradaban penting dalam Islam dan juga agama agama “Langit”. Dimana Tuhan telah mengatur keadilan ekonomi bagi planet bumi. Dimana Tuhan telah mendidik manusia sebagai pemimpinnya lewat wahyu-Nya. Lewat literasi Tuhan-Malaikat-Nabi-Ummat. Dimensi kebenaran, keadilan sosial kental dan sangat kentara di sini. Bersama Ketua Badan Wakaf Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Prof Dr H Kamarullah, SH, MH kami serukan Wakaf Literasi – Literasi Wakaf. Please like and share. Dont forget to subscribe. W. * (Penulis adalah pegiat literasi wakaf produktif. Anggota BWI Kalbar. CP-WA 08125710225)

Written by Nur Iskandar

Hobi menulis tumbuh amat subur ketika masuk Universitas Tanjungpura. Sejak 1992-1999 terlibat aktif di pers kampus. Di masa ini pula sempat mengenyam amanah sebagai Ketua Lembaga Pers Mahasiswa Islam (Lapmi) HMI Cabang Pontianak, Wapimred Tabloid Mahasiswa Mimbar Untan dan Presidium Wilayah Kalimantan PPMI (Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia). Karir di bidang jurnalistik dimulai di Radio Volare (1997-2001), Harian Equator (1999-2006), Harian Borneo Tribune dan hingga sekarang di teraju.id.

leo

Pak Guru Loman

ahmad pecimiring

AHMAD, peci miring ke kiri ala Musso, dan guru politik pertama