Demikian juga, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji memastikan stok bahan pokok di Kalimantan Barat aman. Memang di akui ada beberapa komiditas mungkin mengalami kenaikan karena permintaan tinggi seperti telur dan ayam utamanya menjelang idul fitri. “Kalau permintaan banyak otomatis akan naik harganya, karena ketersedian barang tidak sesuai dengan kebutuhan,” katanya.
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji juga menilai salah satu alternatif solusi yang bisa dilakukan untuk menekan laju inflasi khusus di Kota Pontianak lantaran Kabupaten Kubu Raya tidak memiliki pasar.
Oleh karena itu, diperlukan keberadaan pasar sangat diperlukan di Kabupaten Kubu Raya agar hitungan kebutuhan terhadap komuditas tertentu genah atau akurat.
“Sekitar 30 hingga 40 persen masyarakat Kabupaten Kubu Raya bergantung dengan keberadaan pasar di plamboyan padahal barang-barang yang ada di plamboyan di suplay oleh kubu raya,” ujarnya.
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji juga meminta pemerintah provinsi dan jajaran akan menjaga stok dan ketersedian bahan pokok pada saat menyambut bulan ramadan hingga hari raya idul fitri mendatang. “Untuk stok bahan pokok untuk ramadan dan idul fitri akan kita jaga,” tutupnya.
