teraju.id, Kota Pantun Dunia– Semua bisa berpantun. Grup WhatsApp (WAG) ‘Pantun Mendunia’ hari ini benar-benar meriah! Dalam rangka merayakan Hari Jadi Kota Pantun Dunia ke-254, grup ini kebanjiran kiriman pantun. Perayaan makin lengkap kala Walikota dan Wakil Walikota Pontianak pun berpantun:
Naik sampan menuju Muare,
Singgah sebentar di tepian kote.
Selamat Hari Jadi Kota Pontianak tercinte,
Semoga bersahabat sepanjang mase.
Kemeriahan ini terasa betul dari rangkaian pantun yang beredar. Salah satu pantun yang memicu tawa bernada optimis adalah: “daun mengkudu rasanya kelat, tapi nyaman dibuat gulai, tahun 2025 Pontianak bersahabat, semoga kotanya aman cantek aduhai.” Sambil merayakan, para pemantun juga menyentil soal dedikasi kerja dan tuntutan kesejahteraan dengan pantun, seperti: “abdi negara kerjanya nyata, jangan tanya besarnya gaji, setiap hari ikhlas kerja, mengharap berkah Ridha ilahi.” Pokoknya, WAG ini jadi ajang adu kreativitas yang menghibur dan sarat makna!
Puncak kegembiraan terasa saat topik beralih ke identitas budaya kota. Pantun-pantun tentang busana Melayu Pontianak mendominasi, mengajak semua orang untuk tampil maksimal di Hari Jadi: “Kain batik corak insang, dilengkapi topi tanjak,” hingga ajakan untuk memakai “Baju laki laki Telok belanga, perempuan bah bkurong.” Nah, ini baru namanya merayakan Hari Jadi dengan outfit lokal yang totalitas! Semua pantun di WAG ini menegaskan satu tujuan: mengokohkan Kalbar sebagai Provinsi Pantun Dunia dan Pontianak sebagai Ibukotanya.
Daun mengkudu rasanya kelat
tapi nyaman dibuat gulai
tahun 2025 Pontianak bersahabat
semoga kotanya aman cantek aduhai
Ada gelas angka sepuluh.
Telah diganti dg yg ori.
Kerja ikhlas tiada ngeluh.
Sbg bukti cinta negeri.
Kalau kita pergi ke pasar
Pulangnya berlawan arah
Mari kita belajar
Belajar tentang sejarah
Pulang ngajar melawan arah
Lihat ibu ibu membawa anak
Yang belajar tentang sejarah
Ingat hari jadi kota Pontianak
Kita petik daun seki insang
Kita membuat topi jitak
Kain batik corak insang
Dilengkapi topi tanjak
Kita membuat topi jitak
Kita masak dalam belanga
Kain batik corak insang
Baju laki laki Telok belanga
Sedap rasa ikan belanak
Ditangkap tengah samudra
Selamat hari jadi Pontianak
Semoga tetap jaya dan sejahtera
Nikmat sekali kari belanak
Sotong bandeng pakai belimbing
Selamat hari jadi Pontianak
Potong tumpeng gulai kambing
Tanamlah zaitun dekat pepaya
Tanam berjarak darilah nanas
Agarlah pantun semakin membudaya
Buatlah semarak perayaan hartunas
Merah jingga mentari berseri
Cuaca panas membalut hari
Para pujangga siap siap beraksi
Sukseskan hartunas di belahan negeri
Memakai katun bercorak melati
Di akhir pekan katun dibeli
Merangkai pantun jangan berhenti
Sukseskan hartunas pertama kali
Tak hanya merayakan, WAG Pantun Mendunia ini juga menjadi wadah promosi untuk acara super penting. Ingat pepatah: “Tanamlah zaitun dekat pepaya, Tanam berjarak darilah nanas, Agarlah pantun semakin membudaya, Buatlah semarak perayaan Hartunas.” Yap, untuk menyemarakkan Hari Jadi sekaligus menindaklanjuti semangat pantun mendunia ini, akan digelar Workshop Pantun: Sastra Lisan Pantun dalam Inklusi Ekonomi Kreatif Menuju Kalbar sebagai Provinsi Pantun Dunia!
Acara ini jangan sampai terlewat! Workshop Pantun akan dilaksanakan pada Sabtu, 25 Oktober 2025, pukul 07.00-11.30 WIB di Lantai 4 Bank Indonesia (BI) Pontianak. Ini adalah kesempatan emas bagi pelajar, mahasiswa, dan umum untuk menyulap pantun—yang tadinya cuma buat seru-seruan di WAG—menjadi aset ekonomi kreatif. Ingat, hanya tersedia 200 kursi bagi peserta terpilih!
Jadi, buat yang sudah terbius pantun-pantun Hari Jadi, mari kita lanjutkan semangat ini ke level yang lebih serius dan profesional. Pantun bukan cuma warisan, tapi juga potensi ekonomi! Segera siapkan diri untuk Workshop Pantun yang keren di Bank Indonesia. Dengan semangat: “Bila pujangga tegak berdiri, Budaya pantun akan abadi,” mari kita buktikan bahwa Sastra Lisan ini memang layak mendunia!
Rimbun akasia tumbuh bertempat-tempat
Daun bertambat silau berpendar
Menginjak usia dua ratus lima empat
Pontianak bersahabat selalu bersinar
