Di tempat yang sama, fasilitator yang mengajar Bahasa Inggris sekaligus pemegang kurikulum, Christina Sallem menambahkan, bahwa dalam pengajaran di KEP mementingkan aspek kebersamaan dan ketekunan dalam belajar. Baik fasilitator maupun peserta didik. “Kami memberikan waktu yang panjang dibandingkan dengan kursus di tempat lain. Kami juga membuka kesempatan interaksi edukasi mulai dari sesi kelas sampai konsultasi maupun interaksi via gejet,” urainya.

Hal senada dikemukakan Edwin yang juga fasilitator dalam mengajar Bahasa Inggris. “Dari pengalaman saya memegang kelas untuk program Social Sunday hingga Sociopreneurs, daya tangkap peserta sangat baik. Di sini kita menerapkan metode edutainment. Belajar sambil bermain. Bahkan belajar sambil bekerja. Kita terus membuka peluang di mana semakin banyak orang terampil berbahasa Inggris,” ungkapnya.

Kampoeng English Poernama beralamat di Jalan Purnama Agung VII, perempatan kedua belok kanan hingga Kompleks Pondok Agung Permata. Basecampnya di No Y37-40. Dan kabar-kabar mengenai KEP juga bisa diakses lewat teraju.id.

img_20160928_093717_455

Bahkan di sini tampak penerapan bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia di dalam berita/artikel. Di sini pula peserta ajar KEP bisa langsung praktik wawancara/interview yang skillnya adalah bicara (speaking), lalu menulis berita/artikel (writing), di mana mereka mau tidak mau juga membaca berkali-kali (reading), dan di dalam interview atau wawancara berbahasa Inggris itu mereka juga menerapkan keterampilan berbahasa keempat, yakni mendengar (listening).