Zaman dulu kita masih bisa merasakan begitu kentalnya rasa gotong royong di dalam kehidupan. Kentalnya rasa persaudaraan dan silaturahmi serta saling menghormati sesama. Saat ini agak susah ditemukan lagi. Bahkan, terkadang tetangga sendiri kita tidak saling kenal sehingga perlu kita tumbuhkan sikap itu, harapnya.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Kalbar ini menyebut, ideologi Pancasila sebagai dasar negara yang tidak boleh berubah seiring dengan perubahan zaman. Sebab, Pancasila merupakan dasar negara yang harus dipertahankan dan menjadi ideologi bangsa.

Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika merupakan empat pilar yang harus menjadi pedoman hidup masyarakat dalam berbangsa dan bernegara, ingatnya.
Selain itu, kebhinekaan dan perbedaan merupakan suatu hal yang tidak bisa dilepaskan di dalam kehidupan bangsa Indonesia yang memang multikultural dan multietnis.

Oleh sebab itu, konsep Bhineka Tunggal Ika akan sangat relevan untuk dapat dipertahankan dalam menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI. Penanaman dan penguatan itu harus dimulai sejak dini supaya bangsa Indonesia tetap kokoh dan terhindar dari berbagai ancaman, ulasnya. (rilis)