Sementara di bagian paling depan stand, pengunjung akan dihadirkan kerajinan berukuran kecil seperti anting manik-manik, gantungan kunci berbentuk boneka-boneka lucu, semua tampak menarik berbungkus plastik bening.
Sementara di tengah-tengah stand terdapat sebuah figura berwarna emas dengan ukuran cukup besar, menurut pengamatan saya, setidaknya figura tersebut berukuran Panjang 2 meter dan lebar 1 meter. Semula saya pikir ini adalah sebuah lukisan, karena tampak artistik. Di tengah penasaran saya, yang masih terpaku di figura besar itu pemilik stand Ibu Yayuk Sulam menghampiri saya, sambil berbisik dia mengatakan bahwa “ini sudah dibeli Aston”.

“Waaah….hotel Aston ya bu?”

“Laku berapa bu?” sambung saya…

“Pokoknya harganya pantas,” jawabnya.

Di tengah stand yang tak terlalu ramai pengunjung semalam, 19/10/18 perbincangan saya sebagai pengunjung dan Bu Yayuk selaku pemilik stand tak terlalu terganggu, cerita darinya mengalir deras. Saya baru tahu bahwa itu bukanlah lukisan, namun sulaman, hasil sulaman tangan bu Yayuk yang benangnya ia beli dari Rusia. Kepiawaian Bu Yayuk dalam seni menggambar dengan benang di kain bernama sulam inilah yang menyebabkannya lebih dikenal dengan nama Yayuk Sulam.

18