Selanjutnya kita berkenalan dengan kopi Toraja. Berdasarkan namanya, kopi ini berasal dari Tana Toraja. Kopi ini memiliki rasa yang khas dan hingga saat ini masih belum ditemukan. Hal ini dikarenakan Toraja merupakan daerah pegunungan yang banyak ditumbuhi kopi. Hal ini dikarenakan lokasi Toraja merupakan lokasi geologis purba. Dan sejarah mencatat hal ini telah mulai semenjak 100 juta tahun yang lalu. Histori panjang ini membuahkan lahan-lahan dengan kandungan besi yang tinggi – yang memengaruhi rasa kopi.

Pembaca dapat menemukan sebuah kafe yang memiliki komponen kopi yang lengkap dimana alamat dari kafe ini berada di Jalan Sulawesi belakang Aneka Pavilion, adapun kafe yang penulis maksud adalah kafe EIS.

EIS berdasarkan filosofinya merupakan akronim dari Everyday Is Sunday atau setiap hari adalah hari Minggu. Dengan mengusung filosofi di atas kafe EIS memberikan suasana yang nyaman untuk keluarga setiap harinya.

Letak kafe EIS sendiri cukup sulit ditemukan namun jika kita mengikuti petunjuk arah yang berupa pamflet sepanjang Jalan Sulawesi maka kita dapat menemukan kafe ini dengan mudah. Selain aneka kopi, kafe EIS juga menyediakan beraneka ragam masakan Nusantara seperti soto Kudus, rawon serta kudapan ringan seperti roti bakar.

Kafe EIS juga mengusung tema harga kaki lima dengan menu hotel bintang lima. Dengan demikian Kafe EIS dapat menjadi pilihan keluarga di kala hari Minggu sebab Kafe EIS juga menyediakan kecepatan WIFI yang super kencang.

Selain itu pula Kafe EIS juga menyediakan kopi Turki. Kopi ini memang original berasal dari Turki salah satu negara di Eropa-Asia. Kopi ini terkenal dengan aroma rempah yang khas. *