Saat ini kita bangsa Indonesia dan umat manusia umumnya di berbagai negara tengah dilanda bencana wabah virus corona, maka banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengambil peran masing-masing untuk mengatasi, melawan, dan mengusir virus Corona di antaranya berdoa tawasul dengan amal saleh atau tawasul dengan lainnya.
Selama masa diliburkan kegiatan perkuliahan, perkantoran, dan kegiatan keramaian lainnya, banyak waktu digunakan tinggal di rumah, sementara petugas kesehatan medis tetap di lapangan berjibaku melayani dan menolong pasien baik yang masih diduga, diawasi maupun yang sudah positif corona.
Mereka rela meninggalkan keluarga dan keperluan pribadinya demi perjuangan kesalehan kemanusiaan.
Selama di rumah kita bisa banyak berdoa bertawasul dengan amal saleh masing-masing.
Semua orang pasti punya amal yang baik dan berbeda-beda, dan yang bersangkutan sendiri yang paling tahu.
Misalnya para penghafal al-Qur’an, silakan berdoa tawasul dengan hapalan al-Qur’annya mohon kepada Allah dibebaskan dari wabah virus corona ini. Terutama para pengasuh lembaga atau Pondok Tahfzh al-Qur’an silakan mengerahkan para santrinya mengkhatamkan al-Qur’an setiap malam secara online, lalu berdoa kepada Allah bertawasul dengan khataman al-Qur’an mohon dibebaskan dari wabah virus Corona, dilindungi para petugas medis kesehatan di lapangan, dan bangsa Indonesia.
Di beberapa pondok pesantren dan kebiasaan para ulama, ada yang mengkhatamkan Kitab Hadis Sahih Bukhari.
Kami bersama teman-teman yang tergabung dalam Asosiasi Dosen Ilmu Hadis se-Indonesia beberapa waktu lalu juga sudah mengkhatamkan Kitab Hadis Sahih al-Bukhari, ada juga mengkhatamkan Kitab asy-Syamail al-Muhammadiyah karya at-Tirmidzi, dengan niat mohon kepada Allah segera dibebaskan dari wabah virus corona ini.
