Oleh: Rudi S Kamri
Sampai pertengahan Desember 2020, kesibukan kerja kami di Kanal Anak Bangsa TV dan kegiatan saya pribadi begitu menumpuk. Tidak ada hari yang tidak rekaman atau meeting virtual maupun meeting tatap muka langsung meskipun dalam jumlah person yang terbatas. Dari pagi berangkat dan jam 9 atau jam 10 malam baru masuk rumah, dan itu hampir terjadi setiap hari. Karena usia tidak lagi muda, mulai tanggal 20-an Desember 2020, kondisi fisik saya mulai ngedrop. Dan ternyata hal ini juga dialami oleh teman satu Tim di KAB-TV.
Nah, tanggal 24 Desember 2020, pada saat saya menerima kabar bahwa sahabat dekat saya di KAB-TV positif Covid-19, secara psikologis saya drop dan merasa yakin saya mengalami hal yang sama. Karena semua gejala awal terinfeksi Covid-19 saya rasakan semua, seperti demam, pusing kepala, nafsu makan hilang, lemas dll. Apalagi kami bertiga beberapa hari terakhir intens berinteraksi baik di kantor maupun di mobil, meskipun masker tidak pernah lepas. Dan saya semakin yakin bahwa saya pun terinfeksi Covid-19 pada saat beberapa hari kemudian saya kehilangan indera penciuman. Parfum baru yang saya beli, sama sekali saya tidak mampu mencium wanginya. Apalagi indera rasa juga hanya bisa merasakan pedas, asin dan manis. Nah, kekhawatiran saya terkonfirmasi saat hasil Test PCR Swab saya ternyata positif. Alhamdulillah rejeki dari Allah SWT.
