Berikut dokumen tertulis sebagai pesan dari Ir Uray Indra mewakili Walikota dalam kemelut Arboretum sebagai Ruang Terbuka Hijau: Aslm ww, kami pemerintah kota Pontianak, khusus nya Walikota Pontianak dan Dinas PUPR Kota Pontianak hasil diskusi kami menyatakan tidak akan melibatkan dalam hal batas pengelolaan Arboretum Universitas Tanjungpura, kami serahkan sepenuhnya kepada pihak Intern Universitas Tanjungpura utk menyelesaikannya, segala pembicaraan yg pernah di sampaikan dlm meditasi kami anggap tidak ade, Terima Kasih. Wassalam Dinas PUPR Kota Pontianak, Uray Indra.
cc yg terhormat : Bapak Walikota Pontianak, Bapak Rektor, Dekan F.Kehutanan, Dekan F Pertanian .
Di balik catatan sejarah di atas, sejarah terus bergulir. Desas-desus di medsos berseliweran dan kadang buat telinga menjadi panas. Jika tidak ekstra hati-hati, kita pun ikut berkomentar pedas tanpa data yang akurat.
Adalah lebih baik kita kenal gajah dengan mata terbuka dan sempurna. Tidak seperti orang buta bersikukuh bahwa gajah itu seperti pohon kelapa karena dia pegang kakinya. Atau si buta lain bilang gajah tipis lantaran dipegang kupingnya. Atau justru gajah tajam karena disentuh adalah taringnya. Dengan membuka mata dan telinga serta mau turun ke lapangan, kita bisa mendapatkan realitas objektif yang cenderung bulat dan utuh. Semoga kebenaran menjadi nyata.

