Sungguh, saya benar-benar puas membaca ungkapan mereka. Saya takjub pada kemampuan mereka.
Setidaknya, saya bandingkan di posisi sama dengan mereka tahun 1987. 30 tahun lalu, rasanya saya belum bisa apa-apa. Banggalah rasanya yang menjadi guru mereka, yang bisa mengantarkan mereka menggapai impian.
Semoga harapan mereka terwujud. (*)
Opini
Ketika Pelajar MAN Jongkong Membayangkan Masa Depan
