Danrem saat itu Brigjen TNI I Made Bawatenaya mendengarkan dengan seksama kisah genosida di Bumi Borneo dalam kurun waktu 1942-1945. Beliau kemudian merespon positif hasil rekomendasi seminar nasional Mandor berupa restu pemasangan bendera setengah tiang. Saya menyaksikan Danrem menelepon Pangdam yang saat itu masih bermarkas di Kaltim. Selain saya, anggota team yang diterima Danrem di ruang kerjanya, kawasan Taman Alun Kapuas turut mendengarkan pembicaran Beliau via telepon selular. Alhasil, konkret, pada tanggal 28 Juni, kali pertama di Kalbar diselenggarakan pemasangan bendera setengah tiang.
Zulfidar dan Syarif Muhammad Herry juga bergerak ke DPRD Kalbar. Naskah rekomendasi diusulkan ke Badan Musyawarah. Saat itu Ketua DPRD dijabat Ir H Zulfadhli. Ketuk palu tiga kali sidang mengesahkan Perda Hari Berkabung Daerah. Perda diteken Gubernur Usman Ja’far. Kemudian di penghujung tahun, tampuk pemerintahan berganti ke pundak Drs Cornelis, MH. Dan di zaman Cornelis, lahir Pergub tentang tata cara upacara Hari Berkabung Daerah.
