Dari pantauan saya, streaming via Facebook hanya difasilitasi Sahabat Karolin. Entah kandidat lainnya. Bahkan jejak digitalnya di Youtube pun tidak ada. Padahal, saat ini pemirsa milenial berada di sana.
Yang turut menjadi perhatian saya juga adalah mengapa debat sepenting ini bagi Kalbar tidak tayang di TV nasional dengan jangkauan dan jumlah pemirsa yang lebih luas. Kalau terbentur anggaran yang hanya 1,7 Miliar, mungkin perlu nego yg sedikit njelimet agar pihak TV nasional mau mengakomodirnya. Daerah lain bisa, mengapa kita tidak?
Apakah kita malu mengenalkan Kalbar ke kancah nasional? Atau kita merasa belum layak untuk berkompetisi secara global? Atau, atau dan atau?
Wallahu a’lam.
