Elit politik diharapkan tidak memperkeruh suasana dengan hal yang tidak sportif. Walau menang dan kalah itu bisa mengekspresikan sesuatu yang berlebihan. Kita mengingatkan, menang jangan jumawa, kalah jangan memberontak.
Mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan bersama, katakanlah ketidak-puasan, kita minta sesama rakyat saling menyejukkan. Kemudian aparat kita ingatkan sigap siaga. Jika ada kriminalitas murni, mesti ditindak secara tegas. Bilamana ada pelaksanaan pilkada yang melanggar UU, kita kembalikan ke aturan UU dan PKPU atau Perbawaslu. Cukuplah polemik berjalan sesuai koridor hukum di negara yang demokratis. Bukannya main hukum sendiri. Sebab negara ini adalah negara hukum. Hukumlah sebagai panglima kita semua.
Yakinlah, Kalbar akan tetap aman. Jangan sampai dana ratusan miliar tercurah untuk Pilkada, kita rusak dengan sikap yang tidak cerdas, bijak dan kesatria. *
