Tak hanya itu, Kepala Dinas Sosial Perdayaan Perempuan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Kayong Utara, Fahrun Nasmji, juga turut diundang serta dinas instansi terkait. Di antarnya adalah para Camat, Kapolsek ,Bhabinkamtibmas, Kepala Desa, Kepala Dusun dan tokoh masyarakat yang ada di empat desa menuju mandiri yaitu masing-masing Desa Sutera di Kecamatan Sukadana, dua di Desa Telok Melano, Kecamatan Simpang Hilir, tiga Desa Telok Batan, empat Desa Seponti, Kecamatan Seponti .

Mantan Kapolsek di Polda Sumsel itu berujar, membangun Indonesia dimulai dari desa musti diwujudukan.

“Artinya ini menjadi ide awal kreasi desa membangun. Karena di desa itu pusat berbagai potensi. Mari memajukan desa,” ucap pria mantan Koorspripim Polda Kalbar ini.

Kapolres Kayong Utara, AKBP Asep Irpan Rosadi S.I.K., M.P.A menuturkan, program unggulan Polres Kayra (Polres Kayong Utara) bertujuan menjadikan setiap desa memiliki ketahanan sosial yang kuat dalam mencegah dan menanggulangi segala gangguan Kamtibmas secara mandiri. Selain itu, desa mandiri ini juga mendukung upaya pemerintah Provinsi Kalimantan Barat membangun Indonesia dari desa.

“Karena terlatih dan terdampingi stakeholder dengan baik,” tutur Kapolres Kayong Utara, AKBP Asep Irpan Rosadi S.I.K., M.P.A.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, juga mendukung penuh upaya pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam membangun desa mandiri. Yang di mana, luasnya wilayah Kalimantan Barat menyimpan berbagai potensi alam luar biasa yang ada di desa.