Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menjelaskan, capaian ini tentunya didapatkan berkat hasil kerja keras jajaran Polda Kalimantan Barat bersama yang bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas pokok untuk memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum, serta dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Seperti halnya jajaran Ditreskrimum Polda Kalbar pada tahun 2018 telah banyak mengungkap kasus-kasus seperti, pada operasi Pekat Kapuas 2018 berhasil mengungkap 1.011 kasus dan mengamankan 1.144 pelaku kejahatan, berhasil mengamankan 388 pelaku kejahatan jalanan dan perjudian, berhasil mengungkap jaringan sindikat curanmor dan menciduk 126 tersangka, berhasil menggagalkan pengiriman 32 orang calon TKI asal Sulawesi Selatan ke Malaysia.
“Kita ketahui, menekan kejahatan konvensional adalah salah satu indikator dalam menciptakan rasa aman dan nyaman dalam menjalankan kehidupan sehari – hari dimasyarakat,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Sementara jajaran Lalu Lintas Polda Kalimantan Barat pada rilis tahun 2018 berhasil menurunkan kasus dari 1.281 kasus di tahun 2017 menjadi 1.149 kasus di tahun 2018 (turun 132 kasus atau 10 persen). Keberhasilan ini tidak terlepas dari gencarnya jajaran Lalu Lintas dalam mensosialisasikan kamseltibcar lantas di jajaran Polda Kalbar, serta melaksanakan peningkatan kualitas pelayanan publik, dengan menerapkan zero pungli dalam pelayanan samsat diseluruh jajaran Polda Kalbar.
“Tidak lama lagi salah satu program unggulan dari lalu lintas yaitu Millennial Road Safety Festival 2019 di jajaran Polda Kalbar akan dilaunching pada 3 Maret 2019. Kegiatan ini diharapkan akan berlangsung secara spektakuler dan beda dari polda-polda lain dan ini tentunya akan menjadi pekerjaan rumah dari pejabat baru,” tutur Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
