Testimoni G30S-PKI
Oleh: Kartika Sari Dewi
Menjelang 1 Oktober 2020 Hari Kesaktian Pancasila, redaksi teraju.id menghadirkan sebuah naskah yang terbit tahun 1970–5 tahun pasca G-30-S-PKI. Pada testimoni pendamping hidup Presiden RI-1 mengandung banyak informasi penting bagi generasi muda pembaca sejarah.
SURAT TERBUKA RATNA SARI DEWI SOEKARNO KEPADA SOEHARTO (TERJEMAHAN DARI VRIJ NEDERLAND).
Surat ini dibuat saat istri Soekarno diusir dari Indonesia oleh pengkudeta suaminya dan beliau sudah tinggal di Paris.
Tuan Presiden Suharto
Bersama ini saya ingin mengingatkan Tuan terhadap segala sesuatu yang nampaknya oleh Tuan akan dilupakan. Hal hal yang akan dikemukakan ini saya anggap sebagai kewajiban bagi saya untuk menjelaskannya secara benar karena saya justru mengikuti peristiwa – peristiwa di Indonesia itu dari dekat.
Barangkali sementara orang akan berpendapat akan lebih baik kalau saya diam seribu bahasa seperti Sphinks (arca batu di Mesir) dalam hal ini. Akan tetapi karena saya tanggung jawab maka saya harus melakukan hal ini biar membawa resiko betapapun besarnya terhadap diri saya. Inipun karena makin lama di seluruh dunia maupun di Indonesia sendiri banyak tersebar cerita – cerita palsu yang disebarkan tentang peristiwa-peristiwa di Indonesia itu sehingga membeberkan keadaan yang sebenarnya itu merupakan kewajiban saya.
