Selanjutnya, karena memiliki jumlah laporan polisi (LP) mengenai pelanggaran anggota Polri terbanyak, yakni sebanyak 3 laporan polisi, bendera tengkorak untuk kategori Zero Pelanggaran Personel / PNS Polri, diberikan kepada Polres Landak.
Untuk Realisasi Anggaran Bulan November terhadap Belanja Modal dan Belanja Barang, bendera jempolnya diberikan kepada Biro SDM Polda Kalbar, sedangkan bendera tengkoraknya diberikan kepada Polres Sambas.
Sementara itu, penghargaan untuk Penyerapan Anggaran Belanja Barang sampai dengan tanggal 12 Desember 2018 diberikan kepada Bid Propam Polda Kalbar dan yang menempati rangking terakhir adalah Rumkit Bhayangkara Pontianak.
Dan terakhir Pengungkapan Kasus Zero Ilegal, penghargaan bendera jempol diberikan kepada Polresta Pontianak karena berhasil mengungkap 14 kasus yang terdiri dari 5 kasus judi dan 9 kasus narkoba.
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menyampaikan beberapa penekanan untuk Kapolres jajaran. Yang pertama untuk menyiapkan langkah-langkah dimusim hujan untuk mengantisipasi banjir.
“Karena kita memasuki bulan Desember tentunya memasuki musim hujan, para Kasatker dan Kasatwil agar melakukan langkah-langkah antisipasi diwilayahnya masing-masing yang tidak menutup kemungkinan mengalami banjir, puting beliung dan longsor,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH meminta seluruh jajaran melakukan langkah nyata di lapangan. Hal ini penting dilakukan guna memberikan esktra nyaman, aman dan damai untuk rakyat.
