Oleh: Nur Iskandar

Sehari menjelang Pelatihan Nazir Wakaf Produktif-Profesional yang akan digelar visual terbatas di Rumah Melayu dan virtual tanpa batas seluruh Indonesia di kanal YouTube Teraju.Id, Selasa, 29/12/20 Ikramsis ber-cafe container dengan konsep zakat, infak, sadakah serta wakaf (Ziswaf). Modal dihimpun dengan ziswaf dan digerakkan sesuai manajemen yang dilatih bersama Tawaf Indonesia Cq BWI Bidang Wakaf Produktif serta Forum Nazir Wakaf Produktif seluruh Indonesia.

Ide cafe container dipungut Ikatan Remaja Mesjid Sirajul Islam (Ikramsis) dari Bintaro dengan konsep jualan kopi berbagai varian berhadiah shalat lima waktu. Ikramsis merasakan bahwa lokasinya di jantung kota, sangat tepat untuk ber-cafe-container dengan sajian bersih lagi mudah dilihat dan dikunjungi. Mesjid dan halaman Sirajul Islam juga indah sehingga Instragramable bagi kalangan muda-milenialis. Kelak diharapkan menjadi central-point remaja dan pemuda Pontianak. Terlebih kawasan Jl Merdeka terkenal dengan Kuliner Sotong Pangkong-nya.

2.ikramsis

Subuh tadi, seusai “Recharging Power System”, team Ikramsis bersama nazir Dokter Nursyam Ibrahim dan Muhammad Azdi memboyong Ikramsis menjemput wakaf container milik Kampoeng English Poernama. Team Hillux bergerak memutar di Bundaran TransMart. Lalu melihat Kampoeng Wisata Wakaf sepanjang Sungai Raya Dalam. Di mana saat ini Pemkot Pontianak sedang merabat beton bibir sungai sehingga Kampoeng Wisata Wakaf segmen Ikhwanul Mukminin tanpak semakin Instagramable. Begitupula segmen Munzalan Mubarakan Ashabul Yamin Kabupaten Kubu Raya. Team Hillux juga mampir berdialog di Mesjid Pemuda, Sulthan Annashira masih kawasan Kampoeng Wisata Wakaf terbaik Kalbar. Di sana terjadi dialog seusai shalat sunnah suruk.

3.ikramsis